Selasa, 15 Agustus 2023

Program Andespin dari David Hidayat yang Menginspirasi Bangsa Indonesia

Foto David Hidayat (Sumber: kagama.co)

PT Astra International Tbk merupakan sebuah perusahaan besar di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1957. Seiring dengan perkembangan waktu, Astra juga kian berkembang pesat dan mengembangkan bisnisnya dengan menerapkan model bisnis yang berdasarkan strategi. Dengan model bisnis ini mencakup 7 segmen usaha yang sudah tersebar di Indonesia.

Adapun 7 segmen usaha dari Astra tersebut yaitu otomotif, jasa keuangan, agribisnis, alat berat (termasuk pertambangan, konstruksi dan energi), properti, infrastruktur dan logistik, serta teknologi informasi. Melalui unit bisnis yang sangat beragam inilah, Astra berkembang dan menyentuh ke berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Masyarakat Indonesia pun turut terbantu dengan berbagai produk dari Astra.

Bukan hanya berfokus pada orientasi para pelanggannya, Astra grup juga mempunyai peranan yang aktif serta turut memberikan kontribusinya dengan meningkatkan value dari masyarakat Indonesia agar menjadi insan yang semakin unggul melalui cipta, karsa, dan karya terpadu dalam produk serta layanan buatan anak bangsa.

Astra berharap dengan kontribusi untuk meningkatkan value yang diberikan kepada masyarakat, dapat menjadikan masyarakat Indonesia sebagai Insan Astra yang memiliki pribadi yang unggul selain sikap dan perilakunya yang luhur serta dapat memberikan kebermanfaatan dan kontribusi yang luas bagi kemajuan Tanah Air Indonesia.

Untuk itu, Astra mewujudkan secara nyata melalui program SATU Indonesia (Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia). Program ini mempunyai sebuah tujuan yang pada prinsipnya di manapun masyarakat yang telah menjadi instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Hal ini sesuai dengan butir pertama pada filosofi Catur Dharma. Di dalam filosofi ini berisi tentang menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Program SATU Indonesia dicanangkan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober. Sebagai tanda dimulainya 14th SATU Indonesia Awards 2023, maka Astra menggelar acara bertajuk AstraTalk.

Sumber: ceknricek.tv

Acara Awarding 13th SATU Indonesia Awards 2022 telah berlangsung pada 28 Oktober 2022 di gedung Menara Astra, Jakarta. Acara ini juga turut dihadiri oleh Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro beserta Direksi Astra. Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam sambutannya berharap dengan adanya program ini dapat memberikan semangat bagi para pemuda dan pemudi untuk terus berkembang serta tumbuh bersama sehingga memberikan dampak positif yang lebih besar bagi pembangunan di daerahnya.

Penerima penghargaan SATU Indonesia Awards 2022 terdiri dari 6 sosok inspiratif yang senantiasa memberikan kontribusi positif bagi bangsa Indonesia melalui 5 bidang yaitu bidang kesehatan, bidang kewirausahaan, bidang pendidikan, bidang lingkungan, bidang teknologi, serta satu kategori untuk kelompok yang mewakili 5 bidang yang ada tersebut.Total keseluruhan peserta yang mendaftar untuk program 13th SATU Indonesia Awards 2022 berjumlah 13.459, namun setelah melewati serangkaian tes seleksi, terpilihlah 6 orang.

Keenam orang tersebut yaitu:

1. Justitia Avila Veda dari Jawa Barat untuk bidang kesehatan
2. Bhrisco Jordy Dudi Padatu dari Papua Barat untuk bidang pendidikan
3. David Hidayat dari Sumatra Bara untuk bidang lingkungan
4. Alfira Oktaviani dari Bengkulu & Yogyakarta melalui bidang kewirausahaan
5. Paundra Noorbaskoro dari Jawa Timur melalui bidang teknologi
6. Alvinia Christiany dari DKI Jakarta melalui kategori kelompok

David Hidayat (Sumber: ceknricektv)

David Hidayat Seorang Pegiat Lingkungan dan Inisiator Andespin

David Hidayat merupakan pemuda asal Sungai Pinang, Sumatera Barat yang dijuluki si Penjaga Laut dari Pesisir Laut Selatan. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Bung Hatta, Padang, Sumatera Barat dan meraih gelar Sarjana, David mendirikan sebuah klub yang anggotanya terdiri dari pemuda Nagari Sungai Pinang di kampung halamannnya.

David menjadi pemimpin Organisasi Anak Desa Sungai Pinang (Andespin) Deep West Sumatera. David memberikan edukasi dan juga menolong warga setempat untuk melakukan penanaman kembali mangrove, terumbu karang, membudidayakan rumput laut, dan menangkar penyu. Latar belakang David membentuk Andespin ini karena ia melihat adanya berbagai kerusakan yang terjadi di wilayah pesisir yang diakibatkan oleh perilaku masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

David juga melihat masih banyaknya potensi alam yang tidak dimanfaatkan dengan baik, penggunaan alat tangkap ikan yang tidak ramah terhadap lingkungan, para wisatawan yang tanpa mereka sadari telah merusak bahkan membunuh biota laut yang hidup di sekitar terumbu karang sehingga semakin membuat parah rusaknya wilayah pesisir laut Sungai Pinang. Jika hal ini terus dibiarkan, David melihat adanya dampak pada kelestarian alam serta berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Sumber: ebook SATU Indonesia

Andespin yang diinisasi oleh David Hidayat juga dibentuk sebagai sarana untuk memberikan hal-hal positif untuk lingkungan yang ditujukan tak hanya untuk generasi muda tetapi juga untuk masyarakat umum dengan berbagai kegiatan di dalamnya. David Hidayat menyalurkan ilmu pengetahuannya yang didapatkan saat duduk di bangku kuliah untuk mengembangkan program yang saat ini dapat dikatakan sebagai pekerjaan utamanya.

Awalnya masyarakat setempat sempat melihat sinis terhadap kegiatan yang dilakukan oleh David, namun lambat laun David berhasil meyakinkan para masyarakat tersebut bahwa apa yang dilakukannya adalah membawa kepada kebaikan bersama khususnya kebaikan untuk alam.

David Hidayat merupakan potret anak muda yang menyandang gelar sebagai Sarjana, ia rela kembali ke kampung halamannya untuk memajukan daerahnya dengan berbekal kreativitasnya yang tinggi serta wujud kepedulian sosialnya untuk bisa berkontribusi dalam kebaikan bagi masyarakat. Tidak salah jika SATU Indonesia Awards memilihnya di tahun 2022 sebagai penerima apresiasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar